Created (c) by Princexells Seyka (Princelling Saki)

Video UFO yang Selalu Mengikuti Seorang Bocah


Seorang bocah berumur sembilan tahun di lokasi yang tak disebutkan mengaku diikuti UFO setiap hari selama dua pekan. Ia khawatir UFO itu akan menculiknya.
Orangtua bocah tak memercayai omongan anaknya, karena hal tersebut dianggap omong kosong. Ingin menunjukkan bukti, bocah itu menggunakan telepon genggam dan merekam sang penguntit yang melayang di udara.
Setelah melihat bukti tak terbantahkan, orangtua bocah menyerahkan rekaman itu ke “tim ahli” untuk diverifikasi.
Rekaman itu telah diunggah ke YouTube oleh akun secureteam10.
“Untung saja pesawat ini tertangkap kamera sedang melayang di udara. Dapat dilihat pesawat itu dapat mengubah bentuknya di udara, mengubah arah terbang dan menghilang,” ucap salah satu anggota tim ahli, seperti dikutip dari metrotvnews.com.
Penampakan UFO ini dibantah sejumlah netizen. “Kenapa Anda bisa membuat klaim UFO itu menguntit untuk menculik? Mana buktinya?” tanya Samieseeker, seorang pengguna YouTube.
Penampakan UFO banyak dilaporkan warga di seluruh dunia. Di beberapa negara, pemerintahannya harus mengeluarkan pernyataan resmi terkait laporan tersebut.
Di Amerika Serikat (AS), disebutkan bahwa lebih dari 50 persen penampakan UFO di masa lalu adalah ulah pesawat berteknologi tinggi milik CIA.
Sementara di Jerman, seorang warga Jerman mendesak Kanselir Angela Merkel mengeluarkan dokumen resmi mengenai rahasia UFO.
Description: Video UFO yang Selalu Mengikuti Seorang Bocah Rating: 5.0 Reviewer: Kumpulan Berita Unik ItemReviewed: Video UFO yang Selalu Mengikuti Seorang Bocah

“Fosil Hidup” Terlangka Kembali Muncul di Papuanugini


Hewan laut terlangka di dunia kembali menampakkan diri di perairan Papua Nugini setelah terakhir terlihat sekitar tiga dekade silam.
Allonautilus scrobiculatus kembali memamerkan keindahannya di hadapan Peter Ward, seorang ahli biologi asal Universitas Washington di Amerika Serikat. Hewan langka ini kerap disebut ‘fosil hidup’ karena diyakini sudah berada di Bumi sejak 500 juta tahun lalu.
Hewan tersebut merupakan bagian dari famili nautilus, yang masih satu kerabat dengan cumi-cumi, gurita dan sotong. Hewan ini memiliki cangkang yang membentuk pola spiral.
Menjalani projek survei populasi nautilus, Ward dan tim peneliti mengaitkan umpan daging ikan dan ayam ke sebuah tongkat. Tongkat itu kemudian ditenggelamkan antara kedalaman 152 hingga 396 meter. Setelah menanti beberapa waktu, Allonautilus muncul bersama nautilus lainnya dan mulai memakan umpan. Kawanan nautilus itu sempat terkena hantaman ikan matahari (sunfish) yang juga kelaparan.
“Hingga dua jam ke depan, ikan matahari itu terus menghantam mereka dengan ekornya,” ucap Ward dalam sebuah artikel dari Universitas Washington, seperti yang dikutip dari metrotvnews.com.
Tim peneliti mengambil beberapa nautilus, termasuk Allonautilus dari kedalaman 183 meter. Karena hewan ini tidak menyukai air hangat, tim menaruhnya di air bersuhu rendah. Setelah mengambil cukup sampel, kawanan nautilus itu dikembalikan ke lokasi semula.
Karena memiliki cangkang indah berbentuk spiral, nautilus kerap menjadi target buruan di masa lalu. Hal ini berujung pada punahnya beberapa jenis nautilus.
“Aksi semacam itu dapat mengancam garis kehidupan (nautilus) yang lebih dulu ada daripada dinosaurus, dan juga berhasil selamat dari dua peristiwa kemusnahan massal dalam sejarah Bumi,” kata Ward. Artikel tim Ward juga menyebutkan Badan Alam Liar dan Perikanan AS berencana menjadikan nautilus sebagai spesies yang harus dilindungi di bawah perjanjian CITES.
Ward mengaku memiliki kedekatan khusus dengan nautilus, terutama Allonautilus, dan berharap dapat bertemu kembali sebelum mereka semua punah.
“Ini mungkin hewan terlangka di dunia. Kita perlu tahu apakah Allonautilus ada di tempat lain, dan kita tidak akan bisa mengetahuinya jika kita tidak pergi dan mencari,” pungkas Ward.
Description: “Fosil Hidup” Terlangka Kembali Muncul di Papuanugini Rating: 5.0 Reviewer: Kumpulan Berita Unik ItemReviewed: “Fosil Hidup” Terlangka Kembali Muncul di Papuanugini

Candi Wirabadra dan Pilar Bergantung di Lepakshi


Kuil atau Candi Veerabhadra abad ke-16 yang indah ini, juga dikenal sebagai Candi Lepakshi, terletak di desa kecil bersejarah, Lepakshi di distrik Anantapur, Andhra Pradesh, India, sekitar 15 km sebelah timur dari Hindupur dan sekitar 120 km sebelah utara dari Bangalore.
Seperti yang dikutip dari versesofuniverse.blogspot.com, Candi yang dibangun dengan gaya khas arsitektur Wijayanagara ini, memiliki banyak patung yang indah dari dewa, dewi, penari dan musisi, dan ratusan lukisan di seluruh dinding, kolom dan langit-langit yang menggambarkan cerita dari epos Mahabharata, Ramayana, dan Purana. Ini termasuk fresko 24×14 kaki dari Veerabhadra, dewa api yang diciptakan oleh Siwa, di langit-langit, yang merupakan lukisan terbesar dari setiap figur tunggal di India. Di depan candi terdapat patung besar Nandi (kerbau), yang diukir dari satu blok batu, dan dikatakan salah satu yang terbesar dari jenisnya di dunia.

Patung Nandi, terletak hampir satu mil sebelum candi utama – struktur pertama yang akan Anda jumpaii. Dengan panjang 27 kaki panjang dan tinggi 15 kakii, ini adalah struktur kolosal, konon adalah monolit terbesar India. Selain ukurannya yang memegang rekor, tubuh yang sangat proporsional, ukiran ornamen dan konturnya yang halus, menambah kemegahan dan membuatnya menjadi obyek foto yang populer diantara pengunjung.
Di bagian luar candi, terdapat ukiran Ganesha raksasa – dipahat di sepotong batu besar (boulder). Tegak lurus darinya adalah Naga besar yang melingkar dengan tiga gulungan dan tujuh kepala. Membentuk kanopi yang melindungi granit Shivalingam hitam. Diperkirakan oleh banyak orang, ini adalah Nagalinga terbesar di India.

Batu besar dimana ukiran ganesha berada di lihat dari sisi ujung

Lingga granit hitam yang dipayungi oleh Naga berkepala Tujuh
Candi Veerabhadra terkenal dengan teknik bangunan yang menakjubkan. Di antara 70 pilar batu, ada satu yang menggantung dari langit-langit. Dasar pilar hampir tidak menyentuh tanah dan dimungkinkan untuk melewatkan lembaran-lembaran tipis seperti kertas atau sepotong kain dari satu sisi ke sisi lain. Dikatakan bahwa pilar tersebut sedikit copot dari posisi semula ketika seorang insinyur Inggris mencoba menggerakkannya dalam upaya gagal untuk mengungkap rahasia daya dukungnya.


Pengunjung menunjukkan pilar tergantung candi Lepakshi.
Candi Veerabhadra dibangun oleh 2 bersaudara Viranna dan Virupanna, yang adalah adipati di bawah Kekaisaran Vijayanagar selama pemerintahan Raja Achutaraya.
Desa Lepakshi menjadi tempat yang signifikan dalam wiracarita Ramayana India. Legenda mengatakan bahwa burung Jatayu, yang terluka oleh raja Alenka, Rahwana, jatuh di sini setelah bertempuran dengan raja yang menculik Sita, istri Rama, raja Ayodhya. Ketika Rama mencapai tempat itu, ia melihat burung itu dan berkata dengan penuh kasih kepadanya, “Le Pakshi” – yang berarti “Bangkitlah, burung” dalam bahasa Telegu.
Description: Candi Wirabadra dan Pilar Bergantung di Lepakshi Rating: 5.0 Reviewer: Kumpulan Berita Unik ItemReviewed: Candi Wirabadra dan Pilar Bergantung di Lepakshi